Kawat baja karbon: Kawat baja karbon memiliki kekuatan dan kekerasan yang tinggi, tetapi ketahanan korosi yang buruk. Komposisi kimianya terutama mencakup unsur -unsur seperti karbon, mangan, silikon, dan fosfor, dengan kandungan karbon sekitar 0,05% hingga 1,70%.
Kawat Stainless Steel: Kawat stainless steel memiliki ketahanan dan ketangguhan korosi yang baik, tetapi relatif lembut dan memiliki elastisitas yang berkurang. Kawat baja tahan karat berisi elemen -elemen seperti kromium, nikel, dan molibdenum, dengan kandungan kromium biasanya berkisar antara 10% hingga 30%.
Kemampuan resistensi korosi
Kawat baja karbon: Mudah teroksidasi dan berkarat, dengan ketahanan korosi yang buruk, terutama rentan terhadap berkarat di lingkungan yang lembab atau asam.
Kawat baja tahan karat: Ini memiliki ketahanan oksidasi yang baik dan ketahanan korosi, dan tidak mudah berkarat bahkan di lingkungan yang lembab atau asam.
Tujuan
Kawat baja karbon: biasa digunakan dalam pembuatan pegas, kuas, tali kawat baja, kabel pengelasan, dll.
Kawat Stainless Steel: Umumnya digunakan dalam pembuatan instrumen presisi, peralatan medis, mesin pengolahan makanan, dan bidang lain yang membutuhkan standar kebersihan tinggi.
Penampilan dan harga
Penampilan:Kawat baja tahan karatmemiliki warna cerah perak di permukaan, dengan kilau yang halus dan logam; Kawat baja karbon memiliki warna yang lebih gelap dan permukaan yang kasar.
Harga: Harga kawat stainless steel biasanya lebih tinggi dariKawat baja karbonKarena sejumlah besar elemen paduan perlu ditambahkan selama proses produksi stainless steel.
We use cookies to offer you a better browsing experience, analyze site traffic and personalize content. By using this site, you agree to our use of cookies.
Privacy Policy